Jangan Anggap Remeh Uang Seribu Rupiah

Beberapa hari yang lalu saya pergi ke suatu tempat, dengan tujuan untuk melekukan tugas rutin seperti biasa yaitu tugas saya sebagai seorang Purchasing. Setelah selesai melakukan tugas, saya bergegas menuju kendaraan saya yang saya parkir di tempat parkir. Ketika hendak keluar daria area parkir tiba- tiba ” trit trit trit” , ternyata petugas parkir. saya sudah mengerti akan hal ini dan saya sudah terbiasa dengan situasi seperti ini pula. saya keluarkan satu lembar uang seribuan ke bapak tukang parkir, tak lupa saya tanyakan kepada beliau bon parkirnya, ” bon parkirnya pak !”, tanya saya. ” tidak ada pak”, jawab tukang parkir.  setelah tukang parkir berkata seperti itu saya langsung pergi. Beberapa detik kemudian tukang parkir berseru, ” cuma ada parkir untuk mobil”. ” gak apa- apa”, jawab saya. sambil menggerutu dia berkata,  ” cuma uang seribu juga”.  Maksud saya menanyakan bor parkir/ struk parkir ini adalah untuk laporan ke bagian keuangannya nanti, kalau nanti ditanyakan oleh bagian keuangan. sebenarnya apalah arti uang seribu buat saya, namun yang merasa menggelitik di hati ini adalah perkataan dari tukang parkir tersebut. dia berkata bahwa apalah arti uang seribu, namun kenyataannya ia tetap meminta uang yang jumlahnya seribu. Itu artinya perkataan tukang parkir tersebut bertolak belakang dengan kenyataannya yaitu “uang seribu ini”, tapi ia tetap memintanya.

Artikel lain:

Tip dan trik komputer

Pengecoran logam



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s